Media Berita & Psikologi Inspirasi Indonesia untuk Global

Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Banten Hadiri Raker HIMPSI Banten

174

PSIKODAY.ID, Banten – Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI)  Perwakilan Banten melaksanakan Rapat Kerja pada hari Sabtu 6 Mei 2023. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pusat Layanan Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Tangerang Selatan.

Raker ini diselenggarakan guna mengimplementasikan program – program kerja HIMPSI Banten secara efektif dan seluruh anggota terlibat dalam pelaksanaannya.   

Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Perwakilan Banten yang merupakan asosiasi profesi yang menjadi bagian dari HIMPSI Wilayah Banten ikut hadir dalam kegiatan Rakerwil HIMPSI Wilayah Banten tersebut. Turut hadir bersama – sama dengan Asosiasi lainnya seperti API, APK, APIO dan anggota HIMPSI.

Perwakilan APSIFOR Perwakilan Banten dalam hal ini diwakili oleh Sdr. Dr. Gede Umbaran, MPsi, Psikolog, Sdr. Hannibal, S.Sos, MSi dan Sdri. Rika, SPsi, MPsi, Psikolog.

Rapat Kerja Wilayah HIMPSI ini juga dihadiri oleh Ketua pengurus pusat (PP) HIMPSI Dr. Andik Matulessy, MPsi, Psikolog beserta jajaran pengurus lainnya.

Selanjutnya kegiatan Rapat Kerja dibuka oleh Ketua HIMPSI Wilayah Banten sdr. Mohamad Abdilah Nuradhi, MPSi. Psikolog, yang biasa dipanggil dengan sebutan mas Ale.

Pembukaan acara juga ditandai dengan penekanan tombol sirene yang menandai Rapat Kerja Wilayah HIMPSI Wilayah Banten dimulai.

Penekanan tombol dilakukan bersama – sama oleh Ketua HIMPSI Banten, Dekan Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah ibu Dr. Yunita Faela Nisa, MPSi. Psikolog dan Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah HIMPSI Banten Dr. Gede Umbaran, MPsi. Psikolog.

Selanjutnya dalam sambutannya ketua HIMPSI Wilayah Banten menyampaikan program – program kerja dan inovasi yang telah dibuat pengurus HIMPSI dan berharap peran serta semua anggota HIMPSI untuk bersama – sama pengurus mensukseskan program kerja yang ada.

“Kami pengurus periode 2022 – 2026 telah menyusun kepengurusan dan program – program kerja agar HIMPSI Wilayah Banten kedepannya dapat menjawab tantangan yang berkembang di masyarakat khususnya dengan kebutuhan psikologis masyarakat akibat situasi dan kondisi global” ujarnya.

“Kami juga berharap seluruh anggota dapat mendukung program kerja yang ada, bahkan kami juga telah membuat inovasi terkait kondisi remaja di wilayah Banten dengan nama Remaja Banten Bersemi ” tambah Mohamad Abdhilah Nuradhi.

Ketua PP HIMPSI Dr. Andik Matulessy, MPSi, Psikolog dalam paparannya terkait Sosialisasi UU No 23/2022 tentang Pendidikan dan Layanan Psikologi menyampaikan seluruh anggota harus memahami dan mengetahui seluruh isi Undang – undang tersebut karena kedepan psikolog tidak bisa lagi terlepas dari substansi dalam undang – undang dimaksud.

Andik Matulessy kemudian menghimbau para psikolog klinis yang dimasa lalu terpecah karena berbeda pemahaman untuk segera kembali ke HIMPSI karena kedepan pemerintah akan menjalankan amanat terkait pekerja dan pendidikan kepsikologian akan dikembalikan sesuai amanat dalam perundang – undangan yang berlaku.

” Tantangan dan implemetasi serta peluang psikolog pasca terbitnya Undang – Undang No 22/2023 tentang Pendidikan dan Layanan Psikolog, antara lain di dunia pendidikan akan ada mekanisme dimana lulusan sarjana psikologi secara berjenjang dan profesi serta kewenangannya di serahkan kepada masing – masing perguruan tinggi penyelenggara” ungkapnya.

Posisi HIMPSI hanya sebagai pemberi recognize atau pengakuan dan terkait adanya fenomena di lingkungan psikolog klinis.

“Saya menghimbau agar anggota yang saat ini berbeda pendapat untuk segera kembali ke HIMPSI karena dengan munculnya Peraturan Pemerintah terkait UU No 23/2022 pemerintah akan mengembalikan kewenangan terkait psikolog klinis ke HIMPSI” demikian disampaikan ketua PP HIMPSI yang biasa disapa mas Andik ini.

Kegiatan selanjutnya dilakukan diskusi dan acara ditutup oleh Ketua HIMPSI Wilayah Banten, Mas Ale. (Rilis/Han).

Leave A Reply

Your email address will not be published.