Media Berita & Psikologi Inspirasi Indonesia untuk Global

Kesenian Reok/Kuda Lumping Meriahkan Sedekah Bumi di Desa Rejo Sari, Sumatera Selatan

9

PSIKODAY.ID, Sumatera Selatan – Ratusan warga Desa Rejo Sari Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin, tak beranjak dari tempat duduk menyaksikan pertunjukan Kesenian Reok / Kuda Lumping Selasa (23/5/2023).

Kerinduan menonton seni tradisional tinggalan leluhur seakan terobati setelah dua tahun terjeda akibat pandemi COVID-19.

Warga setempat secara gotong royong, iuran untuk menampilkan pertunjukan Kesenian Reok / Kuda Lumping ” Tunas Muda Soponyono dari Desa Sungai Dua dan dalam rangka sedekah bumi.

Usai berdoa dimasjid Nurul Hidayah Acara Kesenian yang digelar di halaman Masjid Nurul Hidayah diawali dengan laporan ketua panitia sedekah bumi Desa Rejosari .

“Kami menyampaikan terimakasih kepada semua warga Desa Rejosari yang ikhlas menyisihkan rejeki sehingga acara bisa terlaksana. Ini adalah puncak tasyakuran sedekah bumi Desa Rejosari dan siangnya dimeriahkan dengan penampilan kesenian Reok/ Kuda Lumping “Tunas Muda Soponyono ,” kata Kepala Desa Rejosari Antoni

Dalam Sambutanya , Antoni menyampaikan rasa Syukur kepada Allah atas hasil panen dan nikmat lainnya yang telah dirasakan masyarakat desa Rejosari dan dia juga berdoa kedepannya desa Rejosari akan lebih maju dan masyarakat akan lebih sejahtera, kades juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Camat Jirak Jaya Yudi Suhendra S.E M.S.i dan segenap pemerintahan kecamatan yang telah mendukung terlaksananya acara sedekah bumi di desa rejosari.

Selain itu pihaknya juga mengungkapkan terima kasih juga kepada Kapolsek Sungai Keruh beserja anggotanya, Koramil Sekayu beserta Babinsa yang ikut mendukung terlaksananya sedekah bumi di desa Rejosari.

“Jadi kegiatan sedekah bumi ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya dilaksanakan di desa Rejosari,”ucapnya.

Ia menyebut, bahwa Kesenian Reok / Kuda Lumping yang ditampilkan kesenian Tunas Muda Soponyono , tidak hanya sebagai tontonan, melainkan sebagai tuntunan dan tatanan.

Kades juga menambahkan pertunjukan Reok / Kuda Lumping yang ditampilkan sebagai wujud ungkapan syukur kepada Allah SWT atas berkah, kesehatan serta rezeki, sehingga secara bersama, sukarela dan guyub rukun warga Desa Rejosari bisa menggelar acara Reok atau kesenian kuda lumping.

“Kuda lumping ini ditampilkan sekaligus sebagai upaya sesarerangan melestarikan seni tradisi, yang sekaligus mengedukasi pendidikan budi pekerti serta kepribadian,” ungkapnya.

Sementara itu Ustad Firmanto sebelum memimpin doa, menyampaikan arahan sekilas tentang tradisi sedekah bumi.

Ia mengajak warga Rejosari untuk saling mendoakan supaya selalu dalam lindungan Allah SWT.

Hadir pada acara itu, Camat Jirak Jaya Yudi Suhendra S.E M.S.i beserta jajarannya
Turut hadir sejumlah Kades dan perangkat desa sekitar serta Babinkamtibmas dan Babinsa wilayah setempat. (Indra)

Leave A Reply

Your email address will not be published.